Neymar bisa pergi ke Piala Dunia jika dia 100 persen fit
Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Brasil Carlo Ancelotti masih membuka peluang untuk Neymar di Piala Dunia 2026 setelah pemain tersebut tak masuk skuad uji coba terakhir tim Samba menjelang turnamen paling bergengsi di dunia itu pada Juni mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ancelotti telah memanggil 26 pemain, termasuk Leo Pereira, Gabriel Sara, Rayan, dan Igor Tiago sebagai debutan, untuk dua laga uji coba internasional menghadapi dua kontestan Piala Dunia 2026, yaitu Prancis pada 27 Maret dan Kroasia pada 1 April.
"Neymar bisa pergi ke Piala Dunia jika dia 100 persen fit," kata Ancelotti, dikutip dari akun X resmi Fabrizio Romano, Selasa.
"Saya tidak memanggil Neymar sekarang karena dia belum 100 persen fit, kita membutuhkan pemain yang dalam kondisi terbaiknya," katanya menambahkan.
Neymar telah 128 kali memperkuat timnas dengan 46 gol dan 30 assist untuk Brasil sejak debutnya pada Agustus 2010, dengan dia juga selalu membintangi tim Samba pada tiga edisi Piala Dunia berbeda setelah itu.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemain 34 tahun itu kehilangan tajinya karena kerap berkutat dengan cedera. Ia sendiri terakhir membela Brasil di laga internasional pada Oktober 2023 dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uruguay.
“Neymar harus terus bekerja, bermain, menunjukkan kualitasnya dan kondisi fisik yang baik," kata Ancelotti, pelatih yang memenangkan lima trofi Liga Champions tersebut.
Sementara itu, Neymar mengaku sedih tak masuk skuad Brasil di laga uji coba terakhir menjelang Piala Dunia 2026. Kendati demikian, ia akan menggunakan rasa kecewa ini untuk menjadikan tubuhnya lebih kuat, demi kembali ke performa terbaik.
“Saya kecewa, sedih, karena tidak dipanggil. Tapi fokus tetap pada hari demi hari, latihan demi latihan, pertandingan demi pertandingan," kata Neymar, pemain yang musim ini sudah mengemas dua gol dari empat laga bersama Santos.
“Kita akan mencapai tujuan kita. Masih ada satu panggilan terakhir dan mimpi itu tetap hidup. Itu saja, kita bersama-sama dalam hal ini," katanya.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026